Kementan Dorong Pembangunan Pertanian di Bangkalan Madura

By Ahmad Rajendra


Nusakini.com--Bangkalan--Bupati Bangkalan RKH Abd. Latif Amin Imron atau yang akrab disapa Ra Latif, mengucapkan terimakasih Kepada Pemerintah terutama Kementerian Pertanian (Kementan) yang memberikan perhatian khusus kepada Madura termasuk Kabupaten Bangkalan untuk mendorong sektor Pertanian di wilayah ini. 

Dalam kesempatan pertemuan dengan Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kementan, Kuntoro Boga Andri di Pendopo Agung Bangkalan, Jumat (9/3), bersama Sekertaris Daerah Kabupaten Bangkalan dan seluruh SKPD Pertanian, Bupati menyampaikan bahwa potensi pertanian Bangkalan masih sangat besar untuk dapat ditingkatkan khususnya bila masalah ketersediaan air bisa diatasi. 

"Dalam pembicaraan dengan Bapak Menteri Pertanian, sewaktu kunjungan ke Pamekasan bulan Februari lalu, secara khusus Pak Menteri menyampaikan kepada kami ingin mendorong Pertanian di Madura, khususnya mengatasi masalah yang dihadapi petani. "Untuk Bangkalan diskusi hari ini dengan Kepala Biro Humas Kementan, merupakan tindaklanjut dari arahan Pak Mentan tersebut,"ujar Ra Latif, Jumat (9/3). 

"Perlu dibantu masalah air untuk wilayah Bangkalan bagian atas, karena potensi untuk pengembangan jagung dan hortikuktura cukup besar", kami membutuhkan bangunan embung, dam parit, sumur bor dan pompa airnya,"ujarnya.  

Semetara Sekda Bangkalan, Setijabudhi menambahkan potensi utama Kabupaten ini khususnya Jagung, Padi, Kacang tanah, Bawang Merah, Cabai Kecil dan Bunga melati sudah banyak mendapatkan bantuan dan bimbingan teknis dari Kementerian Pertanian, sehingga trend produksi dan kesejahteraan petani di wilayah ini terus meningkat. 

"Kami ingat telah merima bantuan benih jagung, padi, kedelai dalam beberpa tahun terakhir, dan paket pengembangan komoditas horti juga dari Kementan. Setijabudhi menambahkan saat ini dari program bantuan tersebut terus berkembang di Masyarakat", Bantuan bibit stek Melati sudah berkembang bahkan produk melati sudah diekspor keluar daerah, juga bawang merah dan cabai kecil", ujar Setijabudhi.

Sementara dalam pertemuan terpisah pada hari yang sama di Dinas Pertanian Kabupaten Bangkalan, dihasilkan usulan dan rumusan strategi mendorong pertanian di wilayah Bangkalan. Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bangkalan Abdullah Fanani menyampaikan, pemerintah daerah ingin meningkatkan luas tanam jagung yang masih 5000 Ha menjadi 25.000 ha tahun ini. "Ditanamnya dua tahap, pertanaman sampai dengan Maret dan Oktober tahun in", ujarnya. "Juga luas tanam padi ingin kami tingkatkan dari sekitar 50.000 ha menjadi lebih luas lagi dengan mengintensifkan tanam padi gogo di lahan tegal saat musim penghujan" ujarnya. 

Selain itu, masyarakat menginginkan Jeruk Keprok Madura yang merupakan plasmanutfah asli Bangkalan dapat dikembalikan kejayaannya, ujar Fanani. Kepala Dinas ini memohon dukungan dan pendampingan dari Kementerian Pertanian. Selain komoditas horti seperti Bawang merah dan cabai kecil yang sangat diminati petani untuk dikembangkan.

Kuntoro Boga dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian menyambut baik partisipasi yang ditunjukan daerah untuk bekerjasama dalam mengangkat potensi pertanian. Kementerian akan berkomunikasi aktif dengan pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan komoditas yang memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif, memiliki pasar, serta diminati petani. Bantuan dari pemerintah juga perlu diartikan sebagai insentif untuk meningkatkan sektor ini dan mengangkat semangat masyarakat khususnya petani.(R/Rajendra)